JAKARTA, AFU.ID — Pencarian lima jurnalis yang hilang saat hendak meliput Gunung Anak Krakatau memasuki hari keempat, Jumat (11/9/2026). Tim SAR gabungan menyisir garis pantai Pulau Sebesi hingga Pulau Umang, Lampung Selatan, untuk mencari petunjuk keberadaan mereka bersama tiga kru kapal. Penyisiran dilakukan oleh Satpolairud Polres Lampung Selatan, Ditpolairud Polda Lampung, KSOP Kelas IV Bakauheni Pos Pulau Sebesi, serta masyarakat setempat.
Kasat Polairud Polres Lampung Selatan Iptu Panpan Hermayadi mengatakan penyisiran dimulai dari Dermaga Dusun Tejang, Pulau Sebesi, hingga Pulau Umang. "Kami terus bergerak dan menyisir setiap lokasi yang memungkinkan memberikan petunjuk. Koordinasi dengan Syahbandar, aparat desa, dan masyarakat juga terus dilakukan. Kami berharap setiap informasi yang masuk dapat membantu mempersempit area pencarian," ujar Panpan, Jumat.
Sehari sebelumnya, tim SAR menindaklanjuti informasi mengenai titik yang diduga berkaitan dengan perangkat seluler salah satu jurnalis. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 17.09 WIB dan melakukan pengecekan di sekitar menara BTS Telkomsel di Desa Tejang, Pulau Sebesi. Namun, pengecekan tersebut belum menemukan keberadaan rombongan.
Pencarian kemudian dikembangkan ke kawasan pesisir. Pada Jumat pagi, tim kembali menyisir wilayah dari Dusun Tejang hingga Pulau Umang. Hasil sementara masih nihil. Tim SAR selanjutnya akan bergerak ke perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Rombongan lima jurnalis dan tiga kru kapal sebelumnya berangkat dari Pantai Carita, Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mengambil dokumentasi. Setelah hilang kontak, pencarian dilakukan di wilayah perairan Selat Sunda.
Panpan meminta masyarakat pesisir dan nelayan di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Umang, hingga perairan Gunung Anak Krakatau segera melapor jika melihat kapal, orang, atau tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan rombongan. "Kami berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian dan membawa hasil yang baik sehingga seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Panpan. (FAD)