AFU.id

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 2,1 Km dan Bergerak ke Lampung

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu (9/9/2026), menyemburkan asap dan abu vulkanik hingga ketinggian 2,1 kilometer yang bergerak ke arah Lampung. Pemantauan yang dilakukan oleh tim gabungan menunjukkan bahwa sebaran abu vulkanik berdampak pada kegiatan pendidikan di wilayah tersebut, memaksa siswa untuk melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 10 September. Sebagai respons terhadap situasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan salat Istisqa pada Kamis (10/9/2026) untuk memohon hujan yang diharapkan dapat membantu mengurangi paparan abu vulkanik di udara.

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 2,1 Km dan Bergerak ke Lampung
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Rabu (9/9/2026). (Instagram/@bpbdlampung)

Abu Vulkanik Berdampak ke Aktivitas Sekolah

Tingginya aktivitas vulkanik Anak Krakatau turut berdampak pada kegiatan pendidikan di Lampung. Siswa di sejumlah wilayah masih menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 10 September untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik. Pemantauan kondisi gunung terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi.

Pendekatan KRI Lepu-861 ke kawasan tersebut dilakukan untuk mendukung pemantauan dengan tetap mengikuti prosedur keselamatan. "Pendekatan KRI Lepu-861 dalam mendukung pemantauan dilakukan atas izin pihak terkait dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta mengikuti SOP dan ketentuan yang berlaku," kata BPBD Lampung.

Di tengah aktivitas vulkanik tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menjadwalkan salat Istisqa atau salat meminta hujan pada Kamis (10/9/2026) pukul 10.00 WIB di Lapangan Korpri, kompleks kantor gubernur. Salat tersebut digelar dengan harapan hujan turun dan membantu meluruhkan abu vulkanik yang berada di udara. Pemprov Lampung mengajak masyarakat berdoa untuk keselamatan dan perlindungan bagi warga di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi