JAKARTA, AFU.ID — Empat orang ditahan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya buntut dugaan penistaan agama dalam gelaran Sound Project di Jakarta Utara. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut kasus tersebut kini ditangani langsung Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Ditreskrimum.
Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam penyelenggaraan acara yang menuai polemik tersebut. "Kita yakini Jakarta aman dan kondusif, kita juga berharap para penggiat media sosial bijak menyampaikan konten," ujar Budi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Kasus ini bermula dari aksi spontan seorang pengunjung di booth minuman beralkohol Newport dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, Minggu awal Agustus lalu. Pengunjung tersebut merebut mikrofon dari pembawa acara dan menantang penonton melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan sebotol minuman keras.
Video kejadian itu menyebar luas di media sosial dan menuai kecaman publik karena dianggap mencampurkan ayat suci dengan promosi produk beralkohol. Pihak pembawa acara dan penyelenggara telah menyampaikan permintaan maaf atas kelalaian mengontrol jalannya acara di lapangan.
Namun, advokat dari Tim Hukum Muslim, Muhammad, melaporkan pihak event organizer dan MC booth The Sounds Project ke Polda Metro Jaya. Laporan ini diajukan atas dugaan pembuatan sayembara bacaan ayat Al Quran dengan hadiah minuman keras yang terjadi pada Minggu 9 Agustus lalu.
Total lima orang dilaporkan dalam kasus ini, meliputi pihak event organizer The Sounds Project, MC berinisial RES, satu MC lainnya, serta pihak booth Newport. Laporan tersebut dibuat karena pihaknya merasa tersinggung dan sakit hati sebagai pemeluk agama Islam atas insiden yang terjadi.
Sebelumnya juga, 3 hari berselang kasus tersebut, tempat tinggal E, master of ceremony (MC) di booth digeruduk massa dari organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Massa mulai mendatangi lokasi rumah kontrakan sekitar pukul 20.00 WIB untuk mencari keberadaan E. Namun, MC yang dicari ternyata tidak berada di lokasi dan rumah kontrakan dalam kondisi kosong. (NAD)