AFU.id

Kemenkeu jelaskan Nasib Pengambilalihan Utang Whoosh oleh Pemerintah di Tengah Defisit APBN Sebesar Rp240 Triliun

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Pemerintah Indonesia sedang menyelesaikan skema penyelamatan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dengan mengalihkan seluruh saham BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan, dalam upaya mengurangi beban keuangan BUMN dan menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mengalami defisit sebesar Rp240 triliun. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa pemerintah telah menarik utang baru mencapai Rp506 triliun untuk menutupi defisit anggaran, sementara proses due diligence dan evaluasi nilai saham sedang berlangsung untuk memastikan transisi yang terukur dan berkelanjutan. Pengalihan saham ini diharapkan dapat mengatasi masalah finansial proyek Whoosh yang terhambat akibat pembengkakan biaya dan struktur kepemilikan saham.

Kemenkeu jelaskan Nasib Pengambilalihan Utang Whoosh oleh Pemerintah di Tengah Defisit APBN Sebesar Rp240 Triliun
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh (ANTARA)

Sentimen Berita

50% sumber condong ke kiri

Kiri50%
Tirto
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Tempo
Netral38%
Liputan6
Suara
IDN Times
Kanan12%
Bisnis Indonesia

Berita Terkait

Pilihan Redaksi