JAKARTA, AFU.ID — Satuan Tugas (Satgas) Kepolisian Operasi Damai Cartenz mengidentifikasi dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terekam dalam cuplikan panggil video (video call) bersama keluarga aparatur sipil negara (ASN) korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kedua pelaku berinisial PN dan KT tersebut kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Penetapan status buron dilakukan usai penyidik mencocokkan rekaman video dengan basis data serta ciri fisik yang telah dikantongi kepolisian.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengonfirmasi perkembangan hasil identifikasi tersebut dalam keterangan tertulis pada Jumat (11/09/2026). Insiden penembakan bermula saat ketiga korban ASN dalam perjalanan kembali ke Wamena usai menyerahkan bantuan ternak babi, meninjau lahan cetak sawah, serta memberikan penyuluhan peternakan kepada masyarakat. Kendaraan korban diadang secara paksa oleh kelompok bersenjata sebelum para korban dipisahkan dan ditembak dari jarak dekat.
Berdasarkan hasil analisis tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, para pelaku melarikan diri menuju hutan usai melepaskan tiga kali tembakan mematikan. Kelompok tersebut diketahui menguasai dua pucuk senjata api laras panjang serta sejumlah senjata tajam jenis parang saat melancarkan aksinya. Pihak kepolisian menegaskan aksi teror senjata ini dirancang untuk merusak kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memicu ketakutan publik di wilayah Papua Pegunungan.
Hasil penelusuran rekam jejak kriminal menunjukkan bahwa tersangka PN dan KT merupakan anggota aktif KKB Kodap III Ndugama di bawah pimpinan Egianus Kogoya. Kedua DPO tersebut tercatat memiliki keterlibatan dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata di wilayah Papua. Penyidik mencatat keduanya terlibat aksi penembakan saat penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem pada 8 Agustus 2026 yang mengakibatkan dua warga sipil menderita luka tembak.
Selain aksi penembakan warga dan ASN, PN dan KT juga teridentifikasi masuk dalam jaringan pelaku penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga pada Februari 2023 lalu. Rekam jejak kejahatan lintas wilayah ini makin memperkuat konstruksi hukum penyidik dalam memetakan pergerakan kelompok tersebut. Pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terukur guna menangkap para pelaku penembakan.
Satgas Operasi Damai Cartenz bersama aparat TNI memperketat pengamanan di jalur perbatasan dan titik-titik rawan pergerakan KKB di Jayawijaya. Penegakan hukum secara tegas dan terukur dipastikan terus berjalan sesuai dengan regulasi penanggulangan tindak pidana terorisme dan kejahatan bersenjata di Indonesia. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan kedua DPO demi memulihkan stabilitas keamanan di Tanah Papua. (RHU)