Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo. (Dok. Istimewa)
JAKARTA, AFU.ID—Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kadisdik Kalteng) Reza Prabowo menjadi sorotan setelah pernyataannya soal peliburan sekolah di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Reza menyebut peliburan sekolah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) berdampak terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah. Pernyataan tersebut menuai kontroversi karena dinilai tidak menempatkan keselamatan siswa sebagai pertimbangan utama.
Setelah menerima banyak kritik dan tudingan memiliki dapur MBG, Reza memberikan klarifikasi dan menyebut video yang beredar merupakan potongan dari pembahasan rapat yang berlangsung cukup panjang. Menurutnya keputusan Dinas Pendidikan Kalteng tetap mengutamakan keselamatan siswa. “Tidak benar kalau Bapak lebih mengutamakan MBG. Tentu, tentu. Kita harus mengutamakan keselamatan,” ujar Reza.
Profil Reza Prabowo
Muhammad Reza Prabowo lahir di Palangka Raya pada 21 Juni 1992. Ia menempuh pendidikan sekolah dasar hingga menengah di kota Palangkaraya. Memasuki dunia kampus, Reza melanjutkan studia ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Reza kemudian meraih gelar Magister Administrasi Publik (M.P.A.) dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Karier Reza di pemerintahan Kalimantan Tengah berkembang melalui sejumlah jabatan struktural dan penugasan. Ia pernah menjadi Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan pada 2014-2018, kemudian menjabat Kepala Subbagian Komunikasi Pimpinan pada 2023-2026. Sebelum menduduki jabatan definitif sebagai Kadisdik Kalteng, Reza juga sempat dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan Plt. Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 29 Januari 2026 untuk laporan periodik 2025, Reza tercatat memiliki total harta sebesar Rp2,12 miliar sebelum dikurangi utang. Aset tersebut terdiri atas tanah dan bangunan di Palangka Raya, kendaraan, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas. Setelah dikurangi utang Rp390 juta, harta bersih Reza tercatat Rp1,73 miliar.
Rincian aset Reza mencakup dua bidang tanah dan bangunan dengan nilai gabungan Rp645 juta. Ia juga melaporkan tiga kendaraan dengan total nilai Rp790 juta, terdiri dari Ford Fiesta 2013, Toyota Fortuner GR 2023, dan Honda HR-V 2023. Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya senilai Rp405 juta dan kas serta setara kas Rp280 juta. (RAI)