JAKARTA, AFU.ID — Fasilitas transportasi umum di Jakarta dipastikan tidak mengalami kerusakan akibat aksi demonstrasi 27 Agustus kemarin yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI. Kepastian itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi usai menghadiri peringatan Maulid Nabi bersama mitra pengemudi Gojek sekaligus pelepasan simbolis 70 mitra pengemudi Legend Gojek di Jakarta, Jumat malam.
"Sejauh ini nggak ada ya (fasilitas transportasi umum yang rusak). Mungkin yang kemarin (karena) terhalang di Stasiun Palmerah ya, tapi belum ada laporan mengenai kerusakan di fasilitas transportasi umum," ujarnya. Ia menambahkan, pemerintah terus memantau kondisi layanan transportasi guna memastikan masyarakat tetap dapat menggunakan berbagai moda angkutan umum secara aman dan nyaman selama situasi berlangsung.
Sejumlah pengalihan rute transportasi turut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama penyampaian aspirasi di sekitar Gedung DPR. Menurut Dudy, pengaturan lalu lintas perlu dilakukan agar masyarakat yang menyampaikan pendapat tetap mendapatkan ruang, sementara pengguna transportasi umum tidak terlalu terganggu.
"Jadi, kita atur sedemikian rupa supaya masing-masing terjaga kepentingannya," tutur Dudy. Ia berharap aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut dapat diterima dengan baik, mengingat pimpinan DPR telah memberikan ruang untuk mendengarkan tuntutan masyarakat. Dudy turut mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menggunakan fasilitas umum secara bijak agar layanan transportasi dapat terus berjalan aman bagi seluruh pengguna.
Menhub berharap rangkaian penyampaian pendapat dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat, termasuk layanan transportasi umum, kembali normal seperti sebelumnya. "Saya rasa kemarin kan lihat kan? Sudah diterima oleh pimpinan DPR. Kita berharap ini sudah selesai dan kita kembali beraktivitas seperti biasa," pungkas Menhub. (NAD)