Kota Pelabuhan Yaman Direbut Kelompok Houthi, 74 WNI Masih Tertahan di Lokasi Perang
Ringkasan Berita
Sebanyak 74 warga negara Indonesia (WNI), yang sebagian besar merupakan pelajar, masih terjebak di Kota Mokha, Yaman, setelah kota pelabuhan strategis tersebut direbut oleh kelompok Houthi pada 10 September 2026. Kementerian Luar Negeri Indonesia terus memantau kondisi mereka melalui perwakilan di Timur Tengah dan menyerukan agar WNI mengikuti arahan otoritas setempat. Perebutan Mokha menambah ketegangan dalam konflik Yaman yang telah mereda, serta meningkatkan kekhawatiran mengenai dampak penguasaan Houthi terhadap stabilitas keamanan jalur perdagangan global di kawasan Laut Merah.

Berita Terkait
Nasional
KKB Tantang Pemerintah RI: Kami Siap Perang di Kota Wamena, Silakan Gelar Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta, Bukan di Papua
14 media, Cenderung netral

Nasional
Ribuan WNI Terjaring Operasi di Kamboja di Pusat Penipuan Online, KBRI Phnom Penh Ingatkan WNI tak Tergiur Tawaran Kerja di Kamboja
Hukum & Kriminal
Eks Kapolres Bima Kota Ditahan di Markas Brimob, Barang Bukti Uang Rp2,8 Miliar Diserahkan ke Jaksa




Nasional
KKB Tantang Pemerintah RI: Kami Siap Perang di Kota Wamena, Silakan Gelar Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta, Bukan di Papua
14 media, Cenderung netral

Nasional
Ribuan WNI Terjaring Operasi di Kamboja di Pusat Penipuan Online, KBRI Phnom Penh Ingatkan WNI tak Tergiur Tawaran Kerja di Kamboja
Hukum & Kriminal
Eks Kapolres Bima Kota Ditahan di Markas Brimob, Barang Bukti Uang Rp2,8 Miliar Diserahkan ke Jaksa

Pilihan Redaksi


Nasional
25 Calon Dubes Jalani Fit and Proper Test di DPR, Latar Belakang dan Kapasitas Diplomasi Diperiksa


Hukum & Kriminal
Dilaporkan WNA Inggris Lakukan Rudapaksa, Karyawan Hostel Mandalika Resmi Jadi Tersangka

Hukum & Kriminal
Dibidik Kasus Korupsi hingga Terancam Pemakzulan Ini Deretan Polemik Bupati Gowa Sitti Husniah

















