AFU.id

231 Siswa Pati Diduga Keracunan MBG, SPPG Gembong 1 Ditutup Sementara

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Sebanyak 231 siswa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1 ditutup sementara. Keluhan, yang muncul setelah konsumsi makanan pada 8 September 2026, meliputi pusing, mual, dan diare, dengan penanganan darurat dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan. Sampel makanan telah dikirim untuk pemeriksaan laboratorium guna menentukan penyebab keracunan, sementara Satgas MBG Pati berencana memeriksa seluruh SPPG di daerah tersebut untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

231 Siswa Pati Diduga Keracunan MBG, SPPG Gembong 1 Ditutup Sementara
231 Siswa Pati Diduga Keracunan MBG, SPPG Gembong 1 Ditutup Sementara. (Istimewa)

SPPG Gembong 1 Ditutup, Sampel Makanan Diperiksa

Untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan para siswa, sampel makanan MBG telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan tersebut akan menentukan apakah keluhan para siswa berkaitan dengan makanan yang mereka konsumsi atau disebabkan faktor lain.

Hingga hasil laboratorium keluar, belum dapat dipastikan makanan MBG menjadi penyebab keluhan kesehatan tersebut. Chandra mengatakan Satgas MBG Pati juga akan memeriksa seluruh SPPG di Kabupaten Pati. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah mitigasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. “Satgas mengecek semua kondisi SPPG di Kabupaten Pati. Satgas akan keliling nanti. Mitigasi supaya masalah-masalah tidak terjadi lagi,” katanya.

Operasional SPPG Gembong 1 pun dihentikan sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. “Iya, pastinya ditutup sementara dulu, Mas, sambil nunggu hasil labnya,” tegas Chandra. Hasil uji laboratorium nantinya menjadi dasar pemerintah menentukan langkah selanjutnya, termasuk terkait pembukaan kembali SPPG Gembong 1 dan pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut. Sementara itu, kondisi para siswa yang masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan terus dipantau oleh petugas medis. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi