AFU.id

Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II: Lawan Dominasi Korporasi Sawit, Petani Tuntut Anggaran Rp100 Triliun dan Hak Milik Pabrik CPO

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Dalam Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II yang diadakan di Jakarta, ratusan petani menuntut pemerintah untuk mengatasi ketimpangan penguasaan lahan di sektor kelapa sawit, di mana 54 persen lahan dikuasai oleh korporasi besar. Tiga tuntutan utama mereka mencakup alokasi anggaran Rp100 triliun untuk reforma agraria, kepastian hukum dan perlindungan lahan petani dari penertiban hutan, serta pengembangan hilirisasi sawit yang berfokus pada kepemilikan pabrik oleh koperasi petani. Para petani berharap langkah-langkah ini dapat mengentaskan kemiskinan struktural dan meningkatkan posisi tawar mereka dalam rantai pasok industri sawit.

Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II: Lawan Dominasi Korporasi Sawit, Petani Tuntut Anggaran Rp100 Triliun dan Hak Milik Pabrik CPO
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta (Dok. Serikat Petani Kelapa Sawit)

Sentimen Berita

67% sumber condong ke kanan

Kiri0%
Netral33%
Bisnis Indonesia
Kanan67%
Liputan6
Merdeka

Berita Terkait

Pilihan Redaksi