JAKARTA, AFU.ID — Sebanyak 18 ribu aparat kepolisian akan diterjunkan untuk menjaga keamanan dalam aksi demonstrasi hari ini (27/8/2026). Pengamanan berlapis tersebut akan terbagi dalam sejumlah titik di Jakarta Pusat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat. Pengamanan tersebut meliputi 6 zona kawasan Jakarta Pusat guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.
Pengamanan keamanan zona 1 akan dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold. kawasan zona 1 ini yaitu DPR/MPR RI dan telah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB. Selanjutnya pengamanan kawasan dua dipimpin oleh Wakapolres AKBP Mirzal Maulana di wilayah Polsek Gambir. Zona dua ini diketahui hingga Zona 6.
Kawasan tersebut meliputi Semanggi, TVRI, Gerbang Pancasila, Palmerah, hingga BPK RI. Selain itu juga aparat kepolisian juga ditempatkan di Bundaran HI dan Dukuh Atas untuk mengantisipasi pergerakan massa. Seluruh personel yang bertugas dipastikan tidak membawa senjata api maupun senjata tajam sebagai bentuk pendekatan humanis dan persuasif.
Petugas lalu lintas turut disiagakan untuk mengatur maupun mengalihkan arus kendaraan bila massa aksi menutup ruas jalan tertentu. "Kami hadir memberi rasa aman kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi," kata Reynold.
Ia mengimbau pengguna jalan menghindari sementara lokasi aksi saat terjadi kepadatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta meminta massa aksi tidak bertindak anarkis atau merusak fasilitas umum agar Jakarta Pusat tetap kondusif.
Jalur alternatif yang bisa ditempuh untuk menghindari kemacetan yakni dari arah timur seperti Cawang, Tebet, dan Manggarai, rute alternatif yang bisa ditempuh adalah melalui Jalan MT Haryono menuju Saharjo, kemudian Pancoran, dan dilanjutkan ke Jalan Ampera Raya ke arah Blok M atau Pondok Indah. Sementara itu, bagi yang hendak menuju Slipi dari kawasan Semanggi, rute yang disarankan adalah melalui Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, Patal Senayan 1, Patal Senayan Simprug, hingga Jalan Layang Simprug.
Dari arah barat, warga Tangerang, Kebon Jeruk, dan Palmerah dapat memanfaatkan Jalan Arteri Pondok Indah yang tersambung ke Jalan Metro Pondok Indah, kemudian mengarah ke selatan melewati kawasan Senayan menuju GBK atau Semanggi sebagai jalur pengganti. Rute ini dibuat agar pengendara dari barat tetap bisa mencapai kawasan tengah kota tanpa harus melintasi ruas-ruas yang berpotensi padat akibat aksi.
Untuk pengendara dari arah selatan, khususnya dari Hang Tuah dan Blok M, tersedia dua opsi jalur alternatif. Opsi pertama melalui Jalan Hang Lekir 1, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan Raya, hingga tembus ke kawasan Kuningan lewat Jalan Jenderal Gatot Subroto. Opsi kedua lebih ringkas, yakni melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, hingga Jalan Pejompongan Raya.
Sementara itu, warga dari arah utara seperti Ancol, Sunter, dan Kemayoran disarankan mengambil rute melalui Jalan Gunung Sahari, kemudian Jalan Mangga Dua, dilanjutkan ke Jalan S. Parman, hingga akhirnya tembus ke kawasan Slipi atau Palmerah. (NAD)