AFU.id

Indeks Berita

Gempa Cilacap Terjadi saat Shalat Jumat, Magnitudo 5,4 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa magnitudo 5,4 guncang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026) pukul 12.04 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut pusat gempa berada di wilayah tenggara Cilacap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan efek gempa Cilacap dirasakan hingga ke wilayah lain, mulai dari Banyumas, Solo, Wonosobo, hingga Pekalongan. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Kl

Gempa Cilacap Terjadi saat Shalat Jumat, Magnitudo 5,4 Tidak Berpotensi Tsunami

Tragedi Kematian Orangutan Sempurna: Tak Hanya Manusia, Satwa Pun Jadi Korban Karhutla

Kisah memilukan terjadi di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Di tengah kepungan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seekor induk orangutan bernama Sempurna, ditemukan terkulai lemah di kawasan perkebunan kelapa sawit milik warga pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan oleh tim gabungan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar bersama Yayasan IAR Indonesia (YIARI), kondisi S

3 media, Cenderung kiri
Tragedi Kematian Orangutan Sempurna: Tak Hanya Manusia, Satwa Pun Jadi Korban Karhutla

Hujan Meteor hingga Hari Tanpa Bayangan, Ini Fenomena Astronomi di Bulan September 2026

September 2026 akan diisi sejumlah fenomena astronomi yang bisa diamati dari Bumi, mulai dari hujan meteor hingga kemunculan planet yang tampak berdekatan dengan Bulan. Rangkaian peristiwa tersebut berlangsung sepanjang bulan, dengan waktu pengamatan dan tingkat keterlihatan yang berbeda-beda di setiap wilayah. Salah satu yang membuka kalender astronomi September adalah puncak Hujan Meteor Aurigid, disusul kedekatan Bulan dengan Mars pada awal bulan. Hujan Meteor Aurigid mencapai aktivitas punca

Hujan Meteor hingga Hari Tanpa Bayangan, Ini Fenomena Astronomi di Bulan September 2026

Kronologi Pemuda Dibacok Gara-gara Tertawakan Motor Pelaku Terjatuh

Kepolisian Sektor Cengkareng mengungkap kronologi lengkap insiden pembacokan yang menimpa seorang pemuda bernama Axel di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis 3 September kemarin. Kapolsek Cengkareng, Kompol Rahis Fadillah menjelaskan, peristiwa nahas ini bermula dari korban yang menertawakan pelaku. Insiden berawal saat Axel bersama tiga rekannya baru saja selesai nongkrong di Pasar Rakyat Cengkareng (PRC) dan berjalan kaki menuju rumah masing-masing. Di tengah perjalanan, mereka

Kronologi Pemuda Dibacok Gara-gara Tertawakan Motor Pelaku Terjatuh

Purbaya Pusing Lagi Gegara Setoran Rp120 Triliun Tak Kunjung Masuk, Danantara Malah Bilang Tidak Tahu

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali dibuat pusing oleh persoalan setoran Rp120 triliun dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang hingga kini belum masuk ke kas negara. Purbaya mengungkap, pihak Danantara bahkan mengaku belum mengetahui adanya rencana setoran tersebut, meskipun itu merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Purbaya sebelumnya mengatakan Danantara akan menyetorkan sekitar Rp120 triliun kepada pemerintah pada tahun in

Purbaya Pusing Lagi Gegara Setoran Rp120 Triliun Tak Kunjung Masuk, Danantara Malah Bilang Tidak Tahu

Banjir Nepal Sebabkan Kerugian Rp45,3 Triliun, 20.000 Rumah Perlu Dibangun Kembali

Banjir dahsyat yang melanda Nepal pada pekan lalu diperkirakan menimbulkan kerugian sedikitnya 387,5 miliar rupee Nepal atau sekitar Rp45,3 triliun. Kerugian tersebut mencakup kerusakan rumah, properti, dan berbagai infrastruktur yang terdampak bencana. Kepala Otoritas Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nepal (NDRRMA) Dharma Raj Upreti mengatakan angka itu masih merupakan perkiraan awal. "Kami masih memperkirakan jumlahnya. Kami telah menghitungnya melalui koordinasi dengan berbag

Banjir Nepal Sebabkan Kerugian Rp45,3 Triliun, 20.000 Rumah Perlu Dibangun Kembali

Ini Penyebab KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota

KRL Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok hingga menyebabkan keterlambatan keberangkatan kereta, Jumat (4/9/2026). Insiden ini menyebabkan rangkaian KRL hanya bisa sampai Stasiun Manggarai hingga menyebabkan penumpukan penumpang. Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat ada rangkaian kereta yang anjlok saat memasuki jalur 9 Stasiun Jakarta Kota. "Bahwa Commuter Line No.1203 anjlok saat akan masuk jalur 9 Stasiun Jakarta Kota," kata Leza dalam kete

Ini Penyebab KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota

5 Perusahaan yang Dibekukan Kemenhut Buntut Pembakaran Hutan 371 Hektare di Kalbar

Izin operasional sejumlah perusahaan dibekukan oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Pembekuan tersebut buntut dari dugaan keterlibatan perusahaan tersebut terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Langkah tegas ini diumumkan langsung oleh Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026). Berdasarkan keterangan Kemenhut, terdapat lima perusahaan yang izin usahanya dibekukan akibat kasus karhutla di Kalbar. Tiga di antar

5 Perusahaan yang Dibekukan Kemenhut Buntut Pembakaran Hutan 371 Hektare di Kalbar

Orangutan Sempurna Mati akibat Asap Kebakaran Hutan di Kalimantan

Orangutan bernama Sempurna mati setelah mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Sempurna sebelumnya ditemukan pingsan di area perkebunan sawit Desa Laman Satong pada Minggu (30/8/2026). Tim gabungan sempat mengevakuasi dan memberikan penanganan medis sebelum membawa Sempurna ke pusat rehabilitasi orangutan milik Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Sempurna ditemukan warga sekitar pukul 06.00

Orangutan Sempurna Mati akibat Asap Kebakaran Hutan di Kalimantan

BGN Ubah Skema Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari, Tapi Aturan Penggantinya Belum Fixed

Badan Gizi Nasional (BGN) bakal mengubah skema pemberian insentif harian kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Insentif yang selama ini diberikan rata sebesar Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG nantinya tidak lagi disamaratakan. Kepala BGN Sudaryono mengatakan perubahan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Badan (Perbadan) yang sedang diajukan. Besaran insentif nantinya akan disesuaikan dengan jumlah porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi masing-masing SPPG. “Saya sudah

BGN Ubah Skema Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari, Tapi Aturan Penggantinya Belum Fixed