AFU.id

Indeks Berita

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Bakal Kembali ke Situasi Krisis 1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis keras kekhawatiran publik yang mengaitkan keoknya nilai tukar rupiah baru-baru ini dengan bayang-bayang kelam krisis moneter 1997-1998. Menkeu menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi prima dan jauh dari skenario keruntuhan ekonomi masa lalu. Pernyataan tegas tersebut disampaikan Menkeu di tengah kepanikan pasar setelah mata uang Garuda untuk pertama kalinya jebol menembus level psikologis baru, yakni Rp18.000 per dolar A

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Bakal Kembali ke Situasi Krisis 1998

Biaya Ekspor Bertambah, Petani Sawit Berisiko Menanggung Beban

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) meminta pemerintah membuka secara transparan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. Ketua Umum POPSI Mansuetus Darto mengatakan transparansi diperlukan agar kebijakan ekspor komoditas strategis tidak menekan petani, khususnya petani sawit. Hal yang perlu dijelaskan pemerintah mencakup perhitungan harga, mekanisme pengawasan, hingga skema perlindungan petani. “Setia

Biaya Ekspor Bertambah, Petani Sawit Berisiko Menanggung Beban

Tambang Tak Direklamasi Disentil, Jumhur: Lingkungan Rusak Harus Dikembalikan

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat menyentil pelaku industri pertambangan dan pemegang HGU tanaman industri yang dinilai masih abai terhadap kewajiban pemulihan lingkungan pascaoperasi. Sentilan itu disampaikan Jumhur saat merespons paparan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengenai program penghutanan kembali bekas lubang tambang di kawasan Bukit Soeharto. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Puncak Hari

Tambang Tak Direklamasi Disentil, Jumhur: Lingkungan Rusak Harus Dikembalikan

Konflik Global Mereda, Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) Turun ke US$106 per Barel

Ketegangan geopolitik dunia yang perlahan mendingin mulai membawa angin segar bagi sektor energi domestik. Setelah sempat melonjak tinggi, harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada periode Mei 2026 dilaporkan turun ke level US$106,56 per barel. Angka ini merosot tajam sebesar 10,75 dolar AS per barel jika dibandingkan dengan ICP bulan April 2026 yang sempat bertengger di level tinggi, yakni US$117,31 dolar AS. "Rata-rata ICP bulan Mei 2026 ditetapkan 106,56 d

Konflik Global Mereda, Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) Turun ke US$106 per Barel

MenHAM Dorong Sipil Masuk Polri, Mensesneg: Lihat Kebutuhan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai soal jabatan nonoperasional Polri diisi kalangan sipil merupakan hal yang sah untuk dibahas. Prasetyo mengatakan, setiap usulan bisa disampaikan oleh siapa pun, terlebih DPR RI saat ini sedang membahas revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau UU Polri. "Pandangan-pandangan atau pendapat-pendapat ya saya kira sah-sah saja,” kata Prasetyo usai mengikuti rapat koordinasi fiskal dan

MenHAM Dorong Sipil Masuk Polri, Mensesneg: Lihat Kebutuhan

Revitalisasi Sekolah Dikebut, 71.744 Satuan Pendidikan Jadi Target

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi sedikitnya 71.744 sekolah pada 2026. Perbaikan sarana, prasarana, dan fasilitas itu dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan lebih layak dan aman bagi peserta didik. “Tahun ini ditargetkan revitalisasi sekitar 71.744 sekolah secara nasional,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerja di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (6/6/2026). Mu’ti mengatakan, p

Revitalisasi Sekolah Dikebut, 71.744 Satuan Pendidikan Jadi Target

Belum Genap Setahun Bebas, Rita Widyasari kembali Terancam Kasus di KPK, Kali Ini Ikut Menyeret Nama Japto Soerjosoemarno

Belum genap setahun, mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, menghirup udara bebas. Pada Agustus 2025 lalu, ia baru saja bebas dari penjara setelah menyelesaikan masa hukuman 10 tahun penjara terkait kasus suap dan gratifikasi tambang di Kutai Kartanegara. Kini Rita terancam kembali harus berhadapan dengan proses hukum terkait kasus pengembangan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta dugaan gratifikasi lain yang terus ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK

Belum Genap Setahun Bebas, Rita Widyasari kembali Terancam Kasus di KPK, Kali Ini Ikut Menyeret Nama Japto Soerjosoemarno

Di Tengah Rumor Retak Hubungan, BI-Kemenkeu Unjuk Kolaborasi Keluarkan Jurus Jinakkan Dolar AS

Di tengah embusan rumor soal rencana pergantian Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia (BI), dua nakhoda otoritas finansial tertinggi Indonesia justru memilih melempar sinyal kompak. Dalam konferensi pers bersama di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026), Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa duduk berdampingan, mengumumkan langkah sinkronisasi kebijakan moneter-fiskal yang super ketat. Langkah ini diambil persis saat nilai tukar rupiah dan pasar saham domestik dihanta

Di Tengah Rumor Retak Hubungan, BI-Kemenkeu Unjuk Kolaborasi Keluarkan Jurus Jinakkan Dolar AS

Kementan Targetkan Pengembangan 10 Ribu Hektare Tebu di Jawa Tengah, Kejar Swasembada Gula

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pengembangan tebu di Provinsi Jawa Tengah pada 2026 mencapai 10.800 hektare. Hingga saat ini realisasi penanaman telah mencapai sekitar 80 persen atau sekitar 8.800 hektare. "Masih terdapat sekitar 2.000 hektare yang akan terus dikejar hingga akhir tahun. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, industri gula, dan petani," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan Heru Triwidarto dalam k

Kementan Targetkan Pengembangan 10 Ribu Hektare Tebu di Jawa Tengah, Kejar Swasembada Gula

Purbaya: Sinergi Fiskal-Moneter Bisa Cegah Rupiah Makin Tertekan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat memulihkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional. Ia meyakini langkah itu juga bisa membantu menjaga nilai tukar rupiah agar tidak kembali melemah. Purbaya mengatakan sinergi antara otoritas fiskal dan moneter penting untuk menjaga stabilitas ekonomi. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada indikator makro, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh ma

Purbaya: Sinergi Fiskal-Moneter Bisa Cegah Rupiah Makin Tertekan