AFU.id

Indeks Berita

Modus Titip HP Saat ke Toilet, Terapis Spa Kuras Rekening Pelanggan Rp1,2 Miliar

Seorang terapis spa di Surabaya, Nur Hasannah Prasetya, menjadi sorotan setelah didakwa menguras uang hingga Rp 1,2 miliar dari rekening seorang pelanggannya. Perkara dugaan pencurian tersebut kini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dilansir dari DetikJatim, korban dalam kasus ini adalah Tonny Soegiono, pelanggan lama Spa Superior yang berlokasi di Jalan HR Muhammad Square Blok D, Surabaya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasanudin Tandilol membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa dalam pe

Modus Titip HP Saat ke Toilet, Terapis Spa Kuras Rekening Pelanggan Rp1,2 Miliar

Efek Gencatan Senjata AS-Iran 60 Hari, Rupiah Menguat ke Rp17.8 Ribu

Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi bergerak menguat 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp17.814 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.846 per dolar AS. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova mengatakan penguatan rupiah karena adanya kesepakatan gencatan senjata baru selama 60 hari antara AS dengan Iran. “Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat dengan kisaran di Rp17.800 - Rp17.860 dipengaruhi oleh faktor global adanya kesepakatan gencatan senjata baru selama 60 hari

Efek Gencatan Senjata AS-Iran 60 Hari, Rupiah Menguat ke Rp17.8 Ribu

Maling Motor di Jakbar Ingin Temui Prabowo

Seorang pria berinisial MS (35) ditangkap usai mencuri sepeda motor di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Saat diperiksa polisi, pelaku mengaku nekat melakukan aksinya setelah mendengar bisikan yang menyuruhnya menemui Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat Polisi menyatakan, pencuri itu positif mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urine. “Katanya bisikan itu menyuruh dia ketemu Prabowo di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Setelah itu bisikan tersebut

Maling Motor di Jakbar Ingin Temui Prabowo

Petani Sawit Minta DSI Jadi Pengawas, Bukan Pengendali Perdagangan

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia menilai Danantara Sumber Daya Indonesia lebih tepat berperan sebagai pengawas perdagangan sawit nasional. Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia Mansuetus Darto mengatakan lembaga itu sebaiknya tidak menjadi pengendali utama perdagangan sawit. Menurut dia, Danantara Sumber Daya Indonesia lebih tepat berfungsi sebagai regulator pendukung, verifikator, dan pengawas sistem perdagangan. “Negara, pemerintah, dan atau DSI seharusnya lebih

Petani Sawit Minta DSI Jadi Pengawas, Bukan Pengendali Perdagangan

Pasal Berlapis. Daycare Little Aresha Yogya Ternyata Tak Berizin, Ancaman Penjara dan Denda Rp2 Miliar Menanti

Tim Hukum Peduli Anak yang dibentuk Pemerintah Kota Yogyakarta, memberikan pendampingan terhadap anak-anak dan keluarga korban kekerasan di tempat penitipan anak (TPA/day care) Daycare Little Aresha Sorosutan untuk persiapan menghadapi proses persidangan kasus tersebut. Perwakilan Tim Hukum Peduli Anak Yogyakarta Sukiratnasari di Yogyakarta, Kamis, mengatakan, masih mendampingi anak-anak dan keluarga korban di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), karena proses hukum sudah hampir tahap sat

Pasal Berlapis. Daycare Little Aresha Yogya Ternyata Tak Berizin, Ancaman Penjara dan Denda Rp2 Miliar Menanti

Transisi KUHP Baru, Ketua KPK Ingatkan Penyidik Tak Buat Kesalahan Hukum

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menekankan kepada anggotanya terkait pentingnya kehati-hatian dalam mengadopsi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. “Pembalap sehebat Valentino Rossi atau Marc Marquez, meski sudah ahli dan juara dunia, masih bisa jatuh saat di tikungan. Saya berharap KPK tidak melakukan kesalahan berisiko hukum,” ujar Setyo dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/5/2026). Ad

Transisi KUHP Baru, Ketua KPK Ingatkan Penyidik Tak Buat Kesalahan Hukum

Trump Ancam Serang 15 Negara, Oman Jadi Target Terbaru

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, disebut pernah mengancam, membuka kemungkinan serangan, atau melakukan aksi militer terhadap 15 negara sepanjang dua periode masa kepemimpinannya di Gedung Putih. Trump menambahkan Oman ke dalam daftar tersebut pada Rabu (27/5/2026), dengan memperingatkan bahwa negara itu akan "diledakkan" oleh militer AS jika mencoba mengendalikan Selat Hormuz bersama Iran, demikian laporan tersebut. "Oman akan bersikap seperti negara lain, atau kami harus menghancur

Trump Ancam Serang 15 Negara, Oman Jadi Target Terbaru

Anak Hanyut di Sungai Minahasa Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan menemukan bocah perempuan bernama Quin Makal, 10 tahun, yang dilaporkan hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Korban ditemukan pada hari keenam pencarian, Kamis, (28/5/2026), sekitar pukul 13.15 WITA. Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelum ditemukan, tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi dua Search Rescue Unit. Tim pertama menyisir alur sungai sejauh sekitar emp

Anak Hanyut di Sungai Minahasa Ditemukan Meninggal

Seret Nama Alumninya, ITB Tegaskan Kasus Fraud Riset di Denmark Adalah Aksi Individu

Institut Teknologi Bandung (ITB) angkat bicara mengenai dugaan manipulasi (fraud) riset dalam konferensi internasional yang melibatkan salah satu alumnus program magisternya, Prihantini. ITB menegaskan bahwa tindakan tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab hukum pribadi yang bersangkutan dan tidak memiliki kaitan dengan aktivitas akademik institusi. Prihantini tercatat sebagai alumnus Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020 yang te

Seret Nama Alumninya, ITB Tegaskan Kasus Fraud Riset di Denmark Adalah Aksi Individu

Pengelola Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar”

Tim Hukum Peduli Anak memberikan pendampingan terhadap anak-anak dan keluarga korban kekerasan di tempat penitipan anak (TPA/day care) Daycare Little Aresha Sorosutan untuk persiapan menghadapi proses persidangan. Perwakilan Tim Hukum Peduli Anak Yogyakarta, Sukiratnasari, mengatakan, masih mendampingi anak-anak dan keluarga korban di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), karena proses hukum sudah hampir tahap satu dari kepolisian ke kejaksaan. "Ini akan tahap satu dan sebentar lagi tahap

Pengelola Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar”