AFU.id

Indeks Berita

Prabowo Ultimatum TNI, Polri, dan Jaksa Berbenah: Rakyat Tak Mau Korupsi

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh aparatur negara agar segera berbenah dan melakukan introspeksi. Pesan itu ditujukan kepada birokrat, prajurit TNI, anggota Polri, hingga jajaran Kejaksaan agar tidak mengabaikan amanah rakyat dan menjauh dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan jabatan. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Dalam kes

Prabowo Ultimatum TNI, Polri, dan Jaksa Berbenah: Rakyat Tak Mau Korupsi

Polisi Siapkan Rilis Kasus Batu Bara, Brimob Bersenjata Jaga Gedung Promoter

Sedikitnya 50 personel Brigade Mobil bersenjata lengkap disiagakan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya menjelang konferensi pers pengungkapan sejumlah perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Perkara tersebut berkaitan dengan tata kelola batu bara untuk PLN, PT Asabri, Krakatau Steel, serta penyelesaian utang PT Cahaya Baja Sukses kepada PT Krakatau Niaga Indonesia. Personel Brimob terlihat mengenakan perlengkapan lengkap dan membawa senjata laras panjang. Mereka berjajar dari tr

Polisi Siapkan Rilis Kasus Batu Bara, Brimob Bersenjata Jaga Gedung Promoter

Gadis 15 Tahun di Sampang Diperkosa Bergantian 27 Orang. Pelakunya Remaja hingga Orang Dewasa

Nasib tragis menimpa seorang remaja putri berusia 15 tahun di Sampang Madura, Jawa Timur. Dia diperkosa oleh 27 orang secara bergiliran setelah dicekoki minuman keras. 12 tersangka sudah ditangkap polisi, sisanya masih berstatus buron. Kejadian itu bermula ketika korban sedang berjalan sendirian di kawasan Jalan Suhadak, Kota Sampang. Lalu datang segerombolan pria mendatanginya dan mengajak berkenalan. Pelaku sempat menolak, tetapi karena para pelaku ini memaksa dan mengancam, akhirnya korban pu

Gadis 15 Tahun di Sampang Diperkosa Bergantian 27 Orang. Pelakunya Remaja hingga Orang Dewasa

Prabowo Akui MBG Disusupi Banyak Maling, TNI-Polri Jangan Ikut Minta Setoran

Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah disusupi banyak pihak untuk melakukan penyelewengan. Ia meminta TNI dan Polri ikut mengawasi, tetapi mengingatkan aparat agar tidak menggunakan pemeriksaan untuk meminta setoran. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato peresmian lima bendungan yang dipusatkan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Prabowo mengatakan pemerintah menyadari terdapat pihak-pihak yang masuk ke dalam program MBG u

Prabowo Akui MBG Disusupi Banyak Maling, TNI-Polri Jangan Ikut Minta Setoran

Sidang Bos Blueray Cargo Bongkar Setoran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Dugaan aliran uang sebesar Rp21 miliar kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, mencuat dalam sidang pembacaan putusan perkara suap impor barang yang menjerat pimpinan Blueray Cargo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (10/7/2026). Informasi tersebut diungkap majelis hakim saat membacakan pertimbangan putusan berdasarkan keterangan para saksi yang dihadirkan selama persidangan. Majelis hakim menyebut keterangan sejumlah saksi, di ant

Sidang Bos Blueray Cargo Bongkar Setoran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Jampidsus Klaim Kantongi 47 Nama di Kasus Korupsi MBG, Penyidikan Terus Berjalan

Sebanyak 47 nama kini masuk radar Kejaksaan Agung dalam penyidikan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah polemik yang menyeret namanya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memastikan penyidikan tetap berjalan dan seluruh pihak yang diduga terlibat masih terus didalami. Febrie menjelaskan, bertambahnya jumlah nama yang didalami tidak serta-merta menunjukkan seluruhnya telah terbukti melakukan tindak pidana. Menurutnya, penyidik masih menelusur

Jampidsus Klaim Kantongi 47 Nama di Kasus Korupsi MBG, Penyidikan Terus Berjalan

Tak Masuk LHKPN, KPK Duga Rumah Sentul Febrie Atas Nama Nominee

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut rumah milik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, tercatat atas nama nominee. Keterangan itu disampaikan setelah KPK menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Febrie. Rumah yang diakui telah lama menjadi milik pribadinya tersebut tidak ditemukan dalam daftar aset tanah dan bangunan yang dilaporkan. “Sudah dilakukan pemeriksaan atas LHKPN yang bersangkuta

Tak Masuk LHKPN, KPK Duga Rumah Sentul Febrie Atas Nama Nominee

TPPU Tan Kian Belum Bergerak, Ini Kata Jampidsus Febrie Adriansyah

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah mengungkapkan pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret nama pengusaha Tan Kian belum menunjukkan tindak lanjut berarti hingga saat ini. Ia menyebut salah satu penyebabnya karena proses eksekusi lahan terkait perkara tersebut masih berjalan dan belum rampung. Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers Jumat (10/7/2026). Diketahui, nama Tan Kian sebelumnya mencuat dalam pusaran kasus korupsi PT Asa

TPPU Tan Kian Belum Bergerak, Ini Kata Jampidsus Febrie Adriansyah

BPJS Kesehatan Tekor Setiap Bulan, Dana Talangan Rp20 Triliun Masih Terganjal Regulasi

Pemerintah belum bisa menyalurkan dana talangan sebesar Rp20 triliun kepada BPJS Kesehatan meski telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pencairan dana tersebut masih terganjal regulasi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah membutuhkan dasar hukum untuk mencairkan dana yang telah disiapkan. Persoalan itu membuat dana talangan belum dapat diberikan kepada BPJS Kesehatan yang sedang mengalami defisit. “Itu ada masalah dari sisi regulasi, bagaimana pencairannya,

BPJS Kesehatan Tekor Setiap Bulan, Dana Talangan Rp20 Triliun Masih Terganjal Regulasi

OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Emas hingga Valas Miliaran Rupiah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti bernilai miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Barang bukti yang diamankan meliputi logam mulia, uang tunai rupiah, serta valuta asing berupa dolar Australia dan dolar Singapura. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan seluruh barang bukti tersebut diperoleh dalam operasi senyap yang berlangsung di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, sejak Kamis (9/7/2026). "Totalnya mencapa

OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Emas hingga Valas Miliaran Rupiah