AFU.id

Indeks Berita

Pemerintah Targetkan Marketplace Mulai Pungut PPh Pedagang Online pada Juli

Pemerintah menargetkan pemungutan pajak melalui platform marketplace mulai berlaku pada Juli 2026. Dalam kebijakan ini, penyedia marketplace akan memungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto pedagang dalam negeri yang bertransaksi di platform mereka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025. Ia menegaskan mekanisme ini bukan merupakan pungutan pajak baru bagi pedagang onlin

Pemerintah Targetkan Marketplace Mulai Pungut PPh Pedagang Online pada Juli

Saiful Mujani: Masyarakat Makin Takut Bicara Politik di Era Prabowo

Rasa takut masyarakat untuk berbicara soal politik dinilai semakin menguat. Survei Saiful Mujani Research Center and Consulting (SMRC) mencatat persepsi publik terhadap kebebasan berbicara terus menurun sejak Presiden Prabowo Subianto mulai memimpin. Pendiri SMRC, Saiful Mujani, mengatakan kondisi tersebut berbeda dibandingkan masa awal Reformasi ketika ruang kebebasan berpendapat dinilai jauh lebih terbuka. Menurutnya, tingkat kebebasan berbicara politik kini mengalami penurunan yang cukup taja

Saiful Mujani: Masyarakat Makin Takut Bicara Politik di Era Prabowo

China Kasih Sinyal Hijau, Pemerintah Masih Ragu Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Pemerintah belum memberikan lampu hijau kelanjutan proyek kereta cepat Whoosh hingga Surabaya. Alih-alih membahas pembangunan jalur baru, pemerintah justru memilih menuntaskan persoalan restrukturisasi keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terlebih dahulu. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono mengatakan pemerintah saat ini masih berfokus pada penyelesaian restrukturisasi keuangan KCJB sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pemb

China Kasih Sinyal Hijau, Pemerintah Masih Ragu Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Tiga Tahanan Politik Demo Magelang Ajukan Kasasi

Tiga tahanan politik dalam perkara aksi demonstrasi di Magelang pada Agustus 2025 bersiap mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung setelah kalah di tingkat banding. Ketiga mantan terdakwa itu ialah Muhammad Azhar Fauzan, Purnomo Yogi Antoro, dan Enrille Championy. Kuasa hukum mereka, Kharisma Wardatul, mengatakan kasasi dijadwalkan diajukan pada awal pekan ini. "Betul, kami akan mengajukan kasasi. Mungkin antara Senin atau Selasa kami ajukan memori kasasinya," kata Kharisma, Minggu (28/6/2026). Sebel

Tiga Tahanan Politik Demo Magelang Ajukan Kasasi

Orang Tua Masih Sering Salah Kelola Dana Pendidikan, Ini Tiga Kesalahan yang Harus Dihindari

Menjelang tahun ajaran baru, banyak orang tua kembali dihadapkan pada lonjakan pengeluaran pendidikan. Perencana keuangan sekaligus pendiri DNA Finance Indonesia, Aliyah Natasya, mengingatkan ada tiga kesalahan yang paling sering membuat kondisi keuangan keluarga terganggu, mulai dari menguras dana darurat hingga memilih sekolah di luar kemampuan finansial. Menurut Aliyah, kebutuhan pendidikan seperti uang pangkal, seragam, buku, hingga perlengkapan sekolah memang datang hampir bersamaan. Namun,

Orang Tua Masih Sering Salah Kelola Dana Pendidikan, Ini Tiga Kesalahan yang Harus Dihindari

Eksepsi Ditolak, Pendukung Sudewo Kepung Pengadilan dan Hadang Mobil Tahanan

Penolakan eksepsi Bupati Pati nonaktif Sudewo memicu kericuhan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin (29/6/2026). Ribuan pendukung yang sejak pagi menggelar aksi bertahan di depan pengadilan dan menghadang kendaraan tahanan yang membawa Sudewo. Kericuhan bermula setelah majelis hakim menolak keberatan Sudewo dalam perkara dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan pengisian perangkat desa. Massa yang menunggu di luar ruang sidang meminta Sudewo diberi kesempatan menya

Eksepsi Ditolak, Pendukung Sudewo Kepung Pengadilan dan Hadang Mobil Tahanan

Koordinasi Lintas Lembaga di DPR Tunjukkan Prioritas Pemerintah Bergeser ke Mitigasi Krisis Ekonomi

Konferensi pers bersama yang mempertemukan DPR, pemerintah, Bank Indonesia (BI), Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dan sejumlah pemangku kepentingan ekonomi menunjukkan ada pergeseran fokus pemerintah dalam arah kebijakan ekonomi nasional. Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, pelemahan nilai tukar rupiah, dan tekanan terhadap sektor riil, pemerintah kini menempatkan stabilitas makroekonomi, kepercayaan pasar, serta perlindungan terhadap dunia usaha dan lapangan kerja sebagai prioritas utama

Koordinasi Lintas Lembaga di DPR Tunjukkan Prioritas Pemerintah Bergeser ke Mitigasi Krisis Ekonomi

Suhu Eropa Tembus 41 Derajat, WHO: 1.300 Orang Tewas Akibat Panas Ekstrem

Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa sejak pertengahan Juni telah menewaskan lebih dari 1.300 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lonjakan kematian mulai terjadi sejak 21 Juni, ketika suhu tinggi memecahkan rekor di sejumlah wilayah. WHO menyebut sekitar 150 juta penduduk Eropa kini hidup di bawah paparan panas ekstrem. Kondisi tersebut juga menyebabkan penutupan sekolah, mengganggu pasokan listrik, hingga meningkatkan tekanan terhadap layanan kesehatan. Direktur Jenderal WHO

Suhu Eropa Tembus 41 Derajat, WHO: 1.300 Orang Tewas Akibat Panas Ekstrem

Pemerintah Siapkan Rp381 Triliun Dana SAL untuk Himbara, Ekonom: Kredit Tak Otomatis Mengalir ke Sektor Riil

Pemerintah menyiapkan hingga Rp381 triliun dana Saldo Anggaran Lebih atau SAL untuk ditempatkan di perbankan anggota Himpunan Bank Milik Negara. Namun, ekonom mengingatkan tambahan likuiditas tersebut belum otomatis membuat kredit lebih murah maupun langsung mengalir ke sektor riil. Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menilai penempatan kembali dana SAL dapat meredam kenaikan biaya dana atau cost of fund perbankan. Meski demikian, kebijakan itu dinilai lebih berfungsi sebagai penahan tekanan

Pemerintah Siapkan Rp381 Triliun Dana SAL untuk Himbara, Ekonom: Kredit Tak Otomatis Mengalir ke Sektor Riil

Bocah Empat Tahun Tewas Usai Terjebak Empat Jam di Lubang Proyek Tebet, Polisi Usut Kelalaian Pembangunan

Seorang bocah berinisial I (4) meninggal dunia setelah terjebak selama sekitar empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat dievakuasi dalam kondisi hidup, namun meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit. Peristiwa bermula pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 23.40 WIB ketika korban bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi proyek. Saat itu, korban terjatuh ke dalam lubang pondasi sedalam sekitar 3,5 hingg

Bocah Empat Tahun Tewas Usai Terjebak Empat Jam di Lubang Proyek Tebet, Polisi Usut Kelalaian Pembangunan