AFU.id

Indeks Berita

Ketika Negara Menghitung Untung, Pikiran Kritis Terpinggirkan

Percakapan di Akbar Faizal Uncensored kali ini bergerak pelan, tapi menghantam dalam. Bukan hanya soal kekerasan yang tampak di permukaan, melainkan tentang sesuatu yang lebih sunyi—cara negara memandang warganya sendiri. Akbar Faizal membuka diskusi dengan kegelisahan yang terasa dekat: dunia sedang bergejolak, perang di luar negeri menekan ekonomi, dan dampaknya merembes hingga ke dalam negeri. Namun di saat yang sama, justru muncul luka dari dalam—ketika sesama warga saling melukai, bahkan hi

Ketika Negara Menghitung Untung, Pikiran Kritis Terpinggirkan

“Semakin Ditekan, Semakin Melawan”: Suara Muda yang Tak Mau Padam di Tengah Teror

Percakapan di Akbar Faizal Uncensored kembali mengalir, tetapi nadanya tetap sama—tegang, reflektif, dan menyisakan pertanyaan yang belum terjawab. Di hadapan publik, Akbar Faizal mengarahkan diskusi pada satu hal yang lebih dalam dari sekadar peristiwa: bagaimana generasi muda memaknai luka yang ditinggalkan oleh teror. Pertanyaan itu dijawab langsung oleh Fadhil Alfathan dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Jawabannya tidak berputar-putar—jujur, sekaligus menohok. Ia mengakui, luka itu nyata. A

“Semakin Ditekan, Semakin Melawan”: Suara Muda yang Tak Mau Padam di Tengah Teror

Dari Podcast ke Teror, LBH Jakarta: Andrie Telah Diincar

Ruang diskusi di Akbar Faizal Uncensored kembali berubah menjadi ruang investigasi yang hidup. Kali ini, sorotan mengarah pada satu pertanyaan mendasar: mengapa seorang aktivis harus diserang sedemikian rupa? Akbar Faizal mengajukan pertanyaan itu langsung kepada Fadhil Alfathan, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, yang turun langsung dalam tim advokasi dan pencarian fakta. Jawaban yang muncul bukan sekadar dugaan, melainkan konstruksi yang disusun dari serpihan peristiwa. Bagi Fadhil, seran

Dari Podcast ke Teror, LBH Jakarta: Andrie Telah Diincar

Hukum dan Luka Pikiran Merdeka: Diskursus Panas dari Ruang AFU

Percakapan di Akbar Faizal Uncensored kembali membuka ruang yang tak nyaman—tentang hukum, sejarah, dan nasib pikiran merdeka di negeri yang mengaku demokratis. Di hadapan publik, Akbar Faizal melontarkan kegelisahan yang terasa personal. Ia pernah menjadi bagian dari pembuat undang-undang di DPR RI. Pertanyaannya sederhana, tetapi menghantam: apakah seluruh produk hukum itu benar-benar mampu melindungi kebebasan berpikir para aktivis muda? Jawaban dari Usman Hamid datang tanpa jeda—dan tanpa ba

Hukum dan Luka Pikiran Merdeka: Diskursus Panas dari Ruang AFU

Air Keras dan Luka Demokrasi: Ketika Kritik Dibalas Teror

Suasana diskusi di kanal Akbar Faizal Uncensored mendadak berubah menjadi ruang refleksi yang sunyi dan getir. Bukan sekadar perbincangan biasa, tetapi sebuah potret tentang bagaimana demokrasi diuji—dan, dalam banyak hal, dilukai. Di tengah percakapan itu, Akbar Faizal membuka luka yang masih basah. Aktivis Andrie Yunus, yang baru saja menyelesaikan podcast, diserang dengan air keras. Kini, ia terbaring di rumah sakit, dengan sekitar 25 persen tubuhnya mengalami kerusakan. Sebuah angka yang din

Air Keras dan Luka Demokrasi: Ketika Kritik Dibalas Teror

Air Keras di Tengah Demokrasi: Marzuki Darusman Sebut Serangan Aktivis KontraS sebagai Terorisme

Siang di Jakarta terasa lebih panas dari biasanya. Bukan karena matahari, melainkan kabar yang menyayat nalar publik—seorang aktivis diserang dengan air keras, dan suara keras pun datang dari seorang tokoh hukum senior. Marzuki Darusman, mantan Jaksa Agung, tak menahan amarahnya. Baginya, serangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ia menyebutnya terang-terangan sebagai terorisme—sebuah istilah yang jarang digunakan dalam konteks serangan terhadap indivi

Air Keras di Tengah Demokrasi: Marzuki Darusman Sebut Serangan Aktivis KontraS sebagai Terorisme

Olah TKP di Rumah Inara Rusli: Tanpa Rekonstruksi, Tanpa Insanul Fahmi

Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan perzinaan di rumah Inara Rusli membuka sejumlah detail yang tak biasa. Alih-alih menghadirkan drama rekonstruksi, penyidik memilih pendekatan dingin: mencocokkan ruang dengan rekaman. Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, mengungkapkan bahwa kliennya justru menjadi “pemandu” dalam proses tersebut. Pintu dibuka sendiri, titik-titik dalam rumah ditunjukkan satu per satu—mulai dari posisi kamera CCTV, letak sofa, hingga area lantai yang disebut dalam lapor

Olah TKP di Rumah Inara Rusli: Tanpa Rekonstruksi, Tanpa Insanul Fahmi

Pemenang Lelang HP Rp59 Juta Belum Lunas, KPK Beri Tenggat Waktu Hingga 25 Maret

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti anomali nilai lelang barang rampasan berupa dua unit telepon seluler merek Oppo yang laku terjual hingga Rp59 juta dari nilai limit awal Rp73 ribu. Lelang tersebut merupakan bagian dari penjualan 15 lot barang sitaan pada Rabu, 11 Maret 2026 lalu yang totalnya sukses menyumbang Rp10,9 miliar ke kas negara. "Benar, memang ada anomali terkait dengan tingginya nilai pemenang lelang," ujar Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (L

Pemenang Lelang HP Rp59 Juta Belum Lunas, KPK Beri Tenggat Waktu Hingga 25 Maret

KPK Sita HP Berisi Percakapan Pungli SKPD Usai Geledah Pemkab Cilacap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Cilacap terkait penyidikan lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi pemerasan pada Senin, 16 Maret 2026. "Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemerasan di lingkungan Pemkab Cilacap, hari ini penyidik melakukan serangkaian giat penggeledahan," terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta. Selain menyasar ruang kerja pimpinan tertinggi kabupaten tersebut, tim penyidik juga menyisir sejumla

KPK Sita HP Berisi Percakapan Pungli SKPD Usai Geledah Pemkab Cilacap

Kasus Korupsi Kuota Haji, Eks Stafsus Menag Gus Alex Penuhi Panggilan KPK

Mantan Staf Khusus Menteri Agama periode 2020-2024 Ishfah Abdizal Aziz (IAA) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 17 Maret 2026. Kedatangan tersebut guna menjalani pemeriksaan perdana dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi kuota haji. "Saudara IAA pagi ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa 17 Maret 2026. Mantan pejabat di lingkungan K

Kasus Korupsi Kuota Haji, Eks Stafsus Menag Gus Alex Penuhi Panggilan KPK