AFU.id

Indeks Berita

Rieke Diah Pitaloka Desak Sanksi Berlapis untuk Pelaku Kekerasan Anak di Sukabumi

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, mendesak aparat penegak hukum untuk menerapkan sanksi berlapis terhadap pelaku kekerasan yang mengakibatkan kematian NS (12), bocah asal Sukabumi. Rieke secara tegas menolak penerapan restorative justice (RJ) dalam perkara kekerasan terhadap anak tersebut. Dalam pernyataannya di Gedung DPR RI, Rieke meminta agar kasus ini menjadi preseden penegakan hukum terhadap kejahatan ekstrem dalam lingkup keluarga. Ia mendorong penggunaan tiga in

Rieke Diah Pitaloka Desak Sanksi Berlapis untuk Pelaku Kekerasan Anak di Sukabumi

KPK Resmi Tahan Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo Terkait Suap Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Budiman Bayu Prasojo, terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi pada Jumat, 27 Februari 2026. "Penyidik menyimpulkan bahwa BBP secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi selaku pegawai negeri atau penyelenggara negara," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Jumat 27 Febuari 2026. Penahanan ini m

KPK Resmi Tahan Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo Terkait Suap Importasi

AR Jangan Jadi Pemeriksa Bayangan! Komisi VI DPR Warning Keras DJP Soal Potensi Pelanggaran UU Pajak

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dinilai memperluas fungsi Account Representative (AR) hingga menyerupai pemeriksa pajak. Rizal menegaskan, peningkatan fungsi tersebut tidak memiliki landasan hukum yang jelas dalam Undang-Undang Perpajakan dan berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan. “Saat ini Dirjen Pajak tingkatkan fungsi Account Representative (AR) menjadi Pemeriksa Pajak. Tidak ada d

AR Jangan Jadi Pemeriksa Bayangan! Komisi VI DPR Warning Keras DJP Soal Potensi Pelanggaran UU Pajak

Anggota Komisi II DPR: Makan Bergizi Gratis Adalah Penopang, Bukan Pemotong Anggaran Pendidikan

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menegaskan bahwa pemisahan narasi antara program Makan Bergizi Gratis dengan pendidikan anak merupakan logika yang keliru. Menurutnya, pemenuhan gizi dan proses belajar adalah dua hal yang berada dalam satu garis kepentingan yang sama. Azis menilai munculnya narasi yang membenturkan antara kebutuhan "kenyang" dan "cerdas" seolah-olah memaksa bangsa untuk memilih salah satu. Padahal, pendidikan tidak akan berjalan optimal jika anak-anak belajar dalam kondis

Anggota Komisi II DPR: Makan Bergizi Gratis Adalah Penopang, Bukan Pemotong Anggaran Pendidikan

Vonis Hakim Beda dari Tuntutan, Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Terdakwa Korupsi Pertamina

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempertimbangkan upaya hukum lanjutan menyusul hilangnya hukuman pidana tambahan berupa uang pengganti bagi sejumlah terdakwa dalam vonis kasus korupsi tata kelola PT Pertamina (Persero) pada Jumat, 27 Februari 2026. "Yang pertama, mengenai uang pengganti, ada beberapa kemudian para terdakwa yang tadinya dituntut dengan uang pengganti, kemudian menjadi hilang," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung, Zulkipli kepada wartawan. Pihak penuntut umum menyoroti adany

Vonis Hakim Beda dari Tuntutan, Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Terdakwa Korupsi Pertamina

RDPU Komisi III DPR, Ibu Terdakwa Kasus Mahasiswi Unram Menangis Minta Keadilan

Makkiyati, ibu dari terdakwa kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Radiet Ardiansyah, memohon keadilan kepada Komisi III DPR RI terkait dugaan salah tangkap putranya pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung DPR, warga asal Sumbawa ini bersaksi bahwa sang anak sama sekali tidak terbukti sebagai pelaku pembunuhan. "Saya mohon, Pak. Anak saya bukan pelaku, Pak. Sampai detik ini, batin saya mengatakan Radit bukan pelaku, Pak," ujar Makkiyati.

RDPU Komisi III DPR, Ibu Terdakwa Kasus Mahasiswi Unram Menangis Minta Keadilan

Pedas! Komisi III DPR Nilai Tuntutan Mati ABK Batam Abaikan Semangat KUHP Baru

Tuntutan hukuman mati terhadap ABK Fandi Ramadhan dalam kasus penyelundupan sabu hampir dua ton di Batam menuai kritik keras dari Komisi III DPR RI. Ketua Komisi III, Habiburokhman, menilai langkah Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut tidak sejalan dengan semangat humanisme dalam KUHP Nasional terbaru, yakni UU No. 1 Tahun 2023. Di hadapan awak media di Gedung DPR RI, Kamis (26/2/2026), Habiburokhman menyebut secara kasat mata peran Fandi sebagai anak buah kapal (ABK) bukanlah peran dominan dalam

Pedas! Komisi III DPR Nilai Tuntutan Mati ABK Batam Abaikan Semangat KUHP Baru

Serius! DPR Cium Dugaan Pelanggaran KUHAP, Pengacara ABK Batam Disebut Titipan Penyidik

Proses hukum terhadap ABK Fandi Ramadhan kembali diguncang sorotan tajam. Komisi III DPR RI mengungkap indikasi pelanggaran prinsip dasar hukum acara pidana, menyusul dugaan bahwa penasihat hukum terdakwa tidak dipilih secara bebas, melainkan disediakan oleh penyidik yang memeriksa perkara tersebut. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyebut temuan ini muncul setelah pihaknya mendengar langsung keterangan dari tim kuasa hukum serta keluarga Fandi. Dalam logika hukum, kata dia, situasi di m

Serius! DPR Cium Dugaan Pelanggaran KUHAP, Pengacara ABK Batam Disebut Titipan Penyidik

Tak Main-Main! DPR RI Panggil Kapolres dan Kajari Batam, Sorot Kejanggalan Kasus ABK Fandi

Komisi III DPR RI menaikkan tensi pengawasan. Tak lagi sekadar rapat dengar pendapat, kali ini lembaga legislatif itu memastikan akan memanggil langsung Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Batam dan Lombok terkait dugaan kejanggalan dalam penanganan kasus narkotika yang menjerat ABK Fandi Ramadhan. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman , menegaskan langkah tersebut adalah bagian dari fungsi konstitusional DPR dalam mengawasi pelaksanaan undang-undang. Menurutnya, produk hukum yang

Tak Main-Main! DPR RI Panggil Kapolres dan Kajari Batam, Sorot Kejanggalan Kasus ABK Fandi

Gift TikTok Anak Menkeu Disorot, KPK: Bukan Gratifikasi, Tak Terkait Jabatan

Sorotan publik mengarah pada layar siaran langsung TikTok yang menampilkan anak Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menerima gift virtual bernilai jutaan rupiah. Dari ikon paus hingga topi koboi, saweran digital itu memicu pertanyaan: apakah ini masuk kategori gratifikasi? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara. Juru Bicara KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Budi Prasetyo menyebut tidak ada indikasi keterkaitan dengan jabatan sang menteri. “Pertama, kami tentunya menyampaika

Gift TikTok Anak Menkeu Disorot, KPK: Bukan Gratifikasi, Tak Terkait Jabatan